PENGERTIAN SEKOLAH VOKASI

Akhir-akhir istilah sekolah vokasi semakin mengemuka di berbagai media. Apa sebenarnya pengertian sekolah vokasi? Ternyata, sekolah vokasi / pendidikan vokasi merupakan salah satu jenis pendidikan. Terdapat 3 (tiga) jenis pendidikan yaitu pendidikan akademik, vokasi, dan profesi. Menurut penjelasan pasal 16 ayat (1) Peraturan Pemerintah nomor 52 tahun 2016, pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi program diploma yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan. Jadi, pada dasarnya pendidikan vokasi merupakan nama lain dari program diploma yang sudah lama dikenal. Pendidikan vokasi juga merupakan nama lain dari pendidikan kejuruan. Namun demikian, setelah nomenklatur pendidikan menjadi pendidikan vokasi, biasanya sebuah perguruan tunggi akan semakin memperbaiki sistem pendidikannya. Kebalikan dengan sistem pendidikan akademik, pendidikan vokasi menerapkan sistem minimal 60 persen praktek dan maksimal 30 persen terori atau idelanya 70 % praktek dan 30 % teori. Di samping itu, perguruan tinggi juga banyak memerlukan kerja sama dengan industry karena banyak diperlukan praktek di industry. Istilah kerennya adalah sistem ganda atau dual system. Anak-anak lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan lebih tepat bila melanjutkan ke jenjang lebih tinggi yang sesuai yaitu sekolah vokasi seperti di Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro. Mahasiswa lulusan pendidikan vokasi atau sekolah vokasi sekarang terbuka lebar untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi seperti D4 atau sarjana terapan, S2 terapan, dan juga S3 terapan. Demikian juga dosennya, sekarang terbuka lebar untuk menjadi guru besar. Saatnya Vokasi Juara.