Gunung Kidul – Desa Sumberwungu adalah salah satu desa yang terletak di pesisir pantai selatan tepatnya di Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan potensi kekayaan budaya yang dimiliki. Sebagai desa wisata budaya, Desa Sumberwungu memiliki seni Tari Irengan, berbagai permainan tradisional, sentra kerajinan anyaman, rasulan, dan berbagai adat serta tradisi yang masih kental. Meskipun sudah ada sejak tahun 1948, Desa Sumberwungu masih terus berupaya agar destination branding-nya tumbuh kuat dan dikenal baik publik.

Guna memperkuat destination branding tersebut, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro menjalin kerjasama dengan perangkat desa setempat untuk memaksimal potensi wisata budaya yang dimiliki Desa Sumberwungu. Melalui project based learning (PBL) mata kuliah PR Pariwisata di Program Studi Sarjana Terapan Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Undip, mahasiswa diminta melakukan observasi dan merancang solusi yang efektif untuk penguatan destination branding Desa Sumberwungu.

“Kami ini kan sebenarnya memiliki banyak sekali produk kebudayaan. Sayangnya jika di gambarkan secara nyata, Sumberwungu ini hanya dijadikan lintasan wisatawan saja yang hendak berwisata ke pantai. Nah, harapan kami masyarakat ini tahu akan adanya Desa Wisata Budaya Sumberwungu,” ujar Sutino selaku pelaksana teknis bidang pembangunan dan kesejahteraan Desa Sumberwungu saat memberikan sosialisasi kepada para mahasiswa.

Sementara itu, Drs. Joyo Nur Suyanto Gono, M.S. selaku dosen pengampu mengatakan bahwa kehadiran mahasiswa tidak lain memang untuk membantu meningkatkan branding desa wisata budaya tersebut supaya lebih dikenal masyarakat luas. Selain itu, mahasiswa ditantang untuk menghasilkan luaran berupa media promosi pariwisata, baik video maupun booklet yang memuat berbagai kebudayaan khas Desa Sumberwungu.

“Akan ada sepuluh kelompok mahasiswa, yang mana seluruh kelompok ini akan menghasilkan suatu produk video maupun booklet yang akan diserahkan kepada pihak desa wisata budaya Sumberwungu sebagai tugas akhir mereka nanti,” imbuh Nur Laili Mardhiyani, S.I.Kom., M.I.Kom. selaku tim teaching mata kuliah PR Pariwisata.

Melalui kerjasama ini diharapkan penguatan destination branding Desa Sumberwungu dapat membuat desa wisata budaya tersebut semakin dilirik oleh wisatawan dan mampu meningkatkan kunjungan wisata setempat.