Bogor – Menghadapi persaingan global dan tantangan revolusi industri 4.0 perlu didorong link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Hal ini dapat diwujudkan melalui adanya penyusunan kurikulum dan riset bersama industri, komitmen penyerapan lulusan hingga penguatan fasilitas belajar mengajar.
Sebagai komitmen dukungan terhadap upaya pemerintah mengembangkan pendidikan vokasi, Astra dan Sinar Mas bermitra dengan Universitas Diponegoro untuk membangun Gedung Sekolah Vokasi Undip.

Gedung Sekolah Vokasi UNDIP yang merupakan hibah dari Astra dan Sinar mas diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Rabu(26/8/2020). Acara digelar secara daring dari Istana Bogor. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa tahun 2030 Indonesia mendapat bonus demografi. “Untuk itu kita harus menyiapkan tenaga kerja yang siap kerja dan handal sesuai kebutuhan pasar”,tutur Beliau. “Peran industri sangat dibutuhkan, tidak hanya membantu fasilitas gedung, tetapi juga menyiapkan program magang untuk mahasiswa sekolah Vokasi”,ungkapnya.

“Sekolah vokasi merupakan salah satu strategi yang sangat kita harapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Oleh karena itu sinergi antara Universitas Diponegoro sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan tinggi berkualitas dunia, bekerjasama dengan industri merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita yang betul-betul handal dan layak kerja di tingkat nasional maupun global,” papar Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama, SH., M.Hum dalam sambutannya pada acara peresmian gedung Sekolah Vokasi Undip.

“Astra turut mendukung program pendidikan vokasi di tingkat sekolah menengah dan perguruan tinggi. Hingga saat ini, Grup Astra telah membina 2.813 SMK dalam bentuk pengembangan yang link and match antara SMK dan industri, praktek kerja lapangan, pengembangan kurikulum serta prasarana pendidikan. Astra melalui Politeknik Manufaktur Astra mengadopsi sistem pendidikan vokasi Dual System Jerman, telah meluluskan 3.470 Ahli Madya Teknik yang berkontribusi terhadap perkembangan industri di Indonesia. Dukungan Astra ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa,” tutur Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro.

“Kebutuhan sumber daya manusia berlatar belakang pendidikan vokasi sesungguhnya tinggi. Hanya saja, kuantitas angkatan kerja kejuruan memang terbatas, dan mereka yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri lebih sedikit lagi jumlahnya. Kemitraan seperti ini dapat menjadi solusi untuk menjembatani kebutuhan kami,” ujar Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto saat peresmian secara virtual. Dirinya menilai keberadaan kampus ini adalah simbolisasi komitmen sivitas akademika dalam menjawab tantangan zaman, di sebuah lingkungan yang ramah lingkungan dan energi, sekaligus humanis.

Gedung Sekolah Vokasi mulai dibangun pada 12 Maret 2019, berdiri di atas lahan seluas 4.900 meter persegi. Dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai ruangan dalam proses belajar mengajar pendidikan vokasional antara lain ruang kuliah berteknologi 4.0 seperti digital class room, video conference, studio produksi bahan kuliah MOOC (Massive Online Open Course), ruang perpustakaan dan arsip digital, serta laboratorium.

Terdapat pula ruangan untuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Vocational Development Center (VDC). Dua unit LSP dan VDC ini menyiapkan lulusan Sekolah Vokasi Undip agar benar-benar siap kerja. Di antara ruang yang juga sangat bermanfaat adalah lounge entrepreuneurship kerjasama Undip dengan GK Plug and Play sebagai salah satu akselerator yang telah mendunia, sehingga menambah nilai lebih untuk melahirkan para pebisnis muda baru.

Gedung Sekolah Vokasi terdiri dari 4 lantai, bersertifikat green building internasional dari Green Building Council. Sebagai green building, gedung ini dilengkapi dengan panel surya pada bagian atap yang dapat mencatu daya sebesar 25 KVA untuk penyediaan listrik gedung. Keberadaan panel surya ini sekaligus dapat dijadikan sebagai teaching industry di bidang renewable energy. Gedung dilengkapi pula dengan pengolahan limbah cair (water recycle system), material gedung ramah lingkungan, biopori untuk peresapan air hujan, serta desain dengan pencahayaan dan ventilasi cukup sehingga hemat energi.

Sekolah Vokasi Undip memiliki visi menjadi pusat pendidikan vokasional yang unggul bertaraf Internasional, dengan mengusung tagline “Saatnya Vokasi Juara”. Terdapat 11 program studi S1 Terapan yang tergabung dalam 4 Departemen yaitu Departemen Teknologi Industri, Departemen Sipil dan Perencanaan, Departemen Informasi dan Budaya, serta Departemen Bisnis dan Keuangan. Dengan jumlah mahasiswa mencapai 7.000 orang yang akan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada di gedung baru ini. Hibah Gedung dari Astra dan Sinar Mas merupakan wujud nyata kuatnya link and match antara kampus dengan industri dalam rangka menghadapi persaingan global dan hadirnya revolusi industri 4.0.

 

*Dokumentasi foto oleh Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden.