
Dekan Vokasi UNDIP: Link and Match Tak Lagi Cukup, Kampus dan Industri Harus Ciptakan Solusi Bersama
SEMARANG — Konsep link and match selama
Mencari berita lebih banyak berita?

SEMARANG — Konsep link and match selama

SEMARANG — Jas, celana jeans, dan sneakers

Alvin Akbar Isnentyanto memulai pendidikan formalnya di

Oleh: Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si. – Dekan

Perjalanan karier saya dimulai pada tahun 2012 setelah lulus

SEMARANG – Perjalanan karier seseorang sering kali

SEMARANG — Konsep link and match selama ini menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. Namun, perubahan teknologi dan dunia kerja yang semakin cepat membuat hubungan antara perguruan tinggi dan industri

SEMARANG — Jas, celana jeans, dan sneakers mungkin terlihat sebagai perpaduan pakaian formal dan kasual. Namun di Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP), tiga benda itu digunakan untuk menyampaikan filosofi sederhana kepada mahasiswa baru tentang bagaimana

Alvin Akbar Isnentyanto memulai pendidikan formalnya di SMPN 21 Semarang (2010–2013), kemudian melanjutkan ke SMKN 7 STM Pembangunan Semarang (2013–2017). Ketertarikannya pada dunia kemaritiman membawanya menempuh pendidikan Diploma di bidang Naval Architecture (Teknik Perkapalan) di

Oleh: Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si. – Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Di tengah dunia yang semakin terhubung, kualitas sebuah institusi pendidikan tinggi tidak lagi hanya dilihat dari apa yang dikerjakan di dalam kampus. Masyarakat global