Semarang, 11 Maret 2026 — Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro menekankan pentingnya nilai integritas dan profesionalisme kepada pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dalam kegiatan First Gathering dan pembaruan kepengurusan organisasi mahasiswa Sekolah Vokasi UNDIP yang diselenggarakan di Gedung Prof. Sudarto, Universitas Diponegoro, Rabu (11/3).
Dalam arahannya, Dekan menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang bersedia mengambil peran sebagai pengurus organisasi. Menurutnya, keterlibatan dalam organisasi mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pembelajaran kepemimpinan di perguruan tinggi.
“Tidak semua mahasiswa bersedia mengambil tanggung jawab organisasi. Ketika mahasiswa memilih menjadi pengurus BEM, itu artinya mereka memilih untuk belajar memimpin, belajar bertanggung jawab, dan belajar memberi manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Dekan juga menegaskan bahwa organisasi mahasiswa merupakan laboratorium kepemimpinan, tempat mahasiswa mengembangkan berbagai kemampuan penting seperti kerja tim, komunikasi, manajemen kegiatan, serta penyelesaian masalah.
Pada kesempatan tersebut, Dekan menyampaikan dua nilai utama yang perlu menjadi landasan dalam menjalankan organisasi mahasiswa, yaitu integritas dan profesionalisme. Kedua nilai ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter mahasiswa di Sekolah Vokasi UNDIP yang dikenal dengan Vocational Integrity and Professional Development (VIP-Dev).
Menurutnya, integritas tercermin dari sikap jujur, tanggung jawab, dan konsistensi antara perkataan dan tindakan. Dalam konteks organisasi mahasiswa, integritas dapat diwujudkan melalui komitmen menjalankan amanah dengan baik, menjaga kepercayaan, serta menjaga nama baik organisasi.
Sementara itu, profesionalisme berarti menjalankan setiap kegiatan dengan standar kerja yang baik, perencanaan yang matang, serta tanggung jawab yang tinggi. Dengan sikap profesional, organisasi mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan lingkungan kampus.
Di akhir arahannya, Dekan menyampaikan pesan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh ilmu dan keterampilan, tetapi juga oleh karakter yang kuat.
“Ilmu membuat kita pintar, keterampilan membuat kita mampu, tetapi integritas dan profesionalisme yang akan membuat kita dipercaya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BEM Sekolah Vokasi UNDIP, Zahran Ahmad Muyassar, menyampaikan komitmen bahwa kepengurusan BEM ke depan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Menurutnya, organisasi mahasiswa tidak hanya menjadi ruang aktivitas internal mahasiswa, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas.
“Kami berharap kehadiran BEM Sekolah Vokasi UNDIP dapat memberikan manfaat bagi sesama mahasiswa, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat pada umumnya,” ungkap Zahran.
Melalui kegiatan First Gathering ini diharapkan kepengurusan BEM Sekolah Vokasi UNDIP dapat semakin memperkuat peran organisasi mahasiswa sebagai wadah pembinaan kepemimpinan yang berintegritas, profesional, dan berdampak bagi lingkungan kampus maupun masyarakat.
*Keterangan Foto. Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro bersama pengurus BEM Sekolah Vokasi UNDIP berfoto bersama usai pembukaan First Gathering BEM di Gedung Prof. Sudarto UNDIP, Semarang (11/3/2026). Kegiatan ini menjadi awal penguatan peran organisasi mahasiswa yang berintegritas dan profesional.