SEMARANG,-Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV UNDIP) terus memperkuat jaringan sebagai upaya menghasilkan lulusan yang makin berkualitas, kompeten serta mampu menjawab kebutuhan zaman. Jaringan dan jumlah mitra SV Undip makin meluas melihat di bulan Juni 2023 ini SV Undip menyepakati kerja sama dengan 2 asosiasi dan 2 perguruan tinggi (PT).
Kedua asosiasi yang masuk menjadi mitra baru kali ini Asosiasi Teknisi Perpajakan Indonesia (ATPI) dan Asosiasi Dosen Ekonomika dan Bisnis Indonesia (ADEBI). Sementara dua perguruan tinggi yang menjadi mitra baru SV Undip adalah adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura dan STIE Cendikia Karya Utama Semarang.
Dekan Sekolah Vokasi Undip, Prof Dr Ir Budiyono MSi, mengatakan bahwa setiap mitra memiliki kompetensi, karakteristik dan kekhasan tersendiri. “Semua yang menjadi mitra Sekolah Vokasi Undip sama pentingnya. Kami meyakini setiap kerja sama dibangun menjadi sumber energi dan inspirasi untuk pengembangan masing-masing pihak, sehingga bagi kami semua mitra sama pentingnya,” kata Prof Budiyono, Kamis (15/6/2023).
Secara gamblang Dekan SV Undip menarasikan bagaimana pentingnya peran masing-maisng mitra barunya. ATPI misalnya, disebutkan sebagai wadah pemersatu profesi teknisi perpajakan yang profesional, mumpuni dan berkomitmen menjadikan teknisi perpajakan mampu berkiprah untuk kemajuan bangsa dan negara di kancah nasional maupun global. ATPI secara spesifik Bersama Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan Sekolah Vokasi Undip melakukan beberapa hal seperti sinkronisasi dan validasi kurikulum operasional; saling berukar informasi di bidang pendidikan; serta melakukan Uji Kompetensi Sertifikasi yang diterbitkan oleh Asosiasi Teknisi Perpajakan Indonesia.
Adapun ADEBI adalah Lembaga Asosiasi Dosen Ekonomika dan Bisnis Indonesia yang memiliki keahlian dan kompetensi di bidang penelitian. Fokus kerja sama SV Undip dan ADEBI adalah Workshop Penyusunan Proposal Penelitian. Hal lain yang disepakati dan masuk ruang lingkup kerja terkait Prodi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan SV Undip adalah pengembangan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi; pengembangan konten mata kuliah dan kurikulum; pengembangan pendidikan vokasional; kerja sama dalam kegiatan penelitian dan pengembangan IPTEK bagi para dosen dan mahasiswa; serta pengembangan teaching factory.
Kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura digunakan untuk program studi dengan bidang ilmu terkait yaitu Prodi Akuntansi Perpajakan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro dan Prodi Diploma Tiga (D3) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura. Masing-masing program studi menerima dan memfasilitasi kuliah tamu, mahasiswa dan dosen magang. “Kami melihat Universitas Trunojoyo memiliki kekhasan yang akan memperkaya SV Undip, begitu sebaliknya,” ujarnya.
Begitupun kerja sama dengan STIE Cendikia Karya Utama. Budiyono meyakini, ada hal menarik yang bisa digali dari perguruan tinggi swasta di Semarang yang memfokuskan pendidikannya untuk mencetak generasi unggul bidang akademik dan profesi dengan mengutamakan sektor logistik pada tingkat nasional. STIE Cendekia Karya Utama bisa dikatakan menjadi perguruan tinggi yang mengembangkan bakat-bakat mahasiswanya sesuai genetika masing-masing menggunakan konsep STIFIn.
Menimbang karakteristik dan tuntutan terhadap pendidikan tinggi vokasi, SV Undip bertekad melakukan hal-hal yang relevan dan mendesak sebagai prioritas programnya. “Sekolah Vokasi Undip bertekad semua lulusan minimal memiliki satu sertifikat kompetensi. Sedangkan para dosen minimal harus punya dua sertifikat yaitu sertifikat kompetensi asesor dan sertifikat keahlian,” tukas Prof Budiyono. (sdgs SV Undip)

 

Share this :