Semarang, Jawa Tengah – Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro dalam ajang pemilihan Duta Potensi Pemuda Indonesia 2021. Berangkat dari tekad untuk membangun potensi daerah asalnya, Yahya Muhaimin, mahasiswa Program Studi D4 Informasi dan Hubungan Masyarakat, berhasil terpilih sebagai Duta Potensi Pemuda Indonesia 2021 Provinsi Kalimantan Tengah. Torehan prestasi tersebut merupakan salah satu mimpi besarnya yang sukses terwujud.

Kompetisi bergengsi ini dinisiasi oleh Youth Ranger Indonesia serta didukung oleh Kemenpora RI dan perusahaan teknologi finansial “Pluang”. Duta Potensi Pemuda Indonesia 2021 menjadi kesempatan emas bagi para pemuda-pemudi di berbagai penjuru Tanah Air untuk mewujudkan visi dan misinya dalam membangun daerah asal mereka.

Menjadi Duta Potensi Pemuda Indonesia 2021 Provinsi Kalimantan Tengah, menurut Yahya, membuka peluang baginya untuk berkontribusi aktif melalui kegiatan pengabdian masyarakat.

“Ini lagi fokus program kerja yang pertama di bulan ramadhan yaitu Journey to Society. Kegiatannya berupa open donasi lalu hasil donasi tersebut diserahkan ke panti asuhan dalam bentuk uang, alat tulis dan sandang pangan”, ujarnya.

Selain menjadi Duta Potensi Pemuda Indonesia 2021 Provinsi Kalimantan Tengah, Yahya Muhaimin juga aktif mengikuti berbagai lomba, baik akademik maupun non akademik. Ia pun membeberkan kunci untuk dapat menjadi mahasiswa yang aktif mengukir prestasi.

“Aku meluangkan waktuku di samping perkuliahan dan project kuliah untuk mengikuti lomba-lomba akademik maupun non akademik, yang terpenting pengelolaan manajemen waktu yang baik”, bebernya.

Selain itu, diungkapkannya, mahasiswa yang ingin menorehkan prestasi harus giat mencari informasi tentang lomba-lomba yang sesuai bidang keilmuan atau minatnya, memahami term of reference, dan menjalin relasi dengan sesama mahasiswa yang telah berpengalaman mengikuti berbagai lomba untuk meningkatkan motivasi diri.

“Jangan takut kalah dan selalu optimis berlatih. Kalau aku motivasi utamanya untuk menjadi bahan pendukung akreditasi jurusan”, pungkasnya.