Semarang, 19 April 2026 – Mahasiswa Universitas Diponegoro melakukan pendampingan manajemen pada Kelompok Usaha Bersama Kadirejo Milenial Agraris (KUBE KERIS), Desa Kadirejo, Kabupaten Semarang.
Tim KKN Tematik 146 terdiri dari Ari Putra Mulya (SV), Almuhtada Rizal Budiman (FEB), Muhammad Ardian Saputra (FEB), Dhiaqmal Amanta (FEB), Isnainy Choirunnisa Assyfa (FISIP), Khansa Fadia (FISIP), Oktavian Nasevi Chandra Mukti (FPP), Amelinda Nola Devina Putri (FPP), Sisilia Anggraeni (FPP), Tri Wahyu Utami (FPP), Agil Tri Noegroho (FPP), Mei Lina Ambarwati (FPP) melalui pendampingan dosen Ir. Daud Samsudewa, S.Pt., M.Si., Ph.D., IPM..
Optimalisasi pendampingan manajemen kelompok dilakukan melalui kegiatan pendampingan tata kelola, capacity building, hingga pembukuan keuangan usaha. “Pendampingan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian kelompok sekaligus meningkatkan kapasitas anggota dalam menjalani usaha pada sektor peternakan dan pertanian”, ujar Okta selaku Ketua Tim KKN Tematik 146.
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip turut berkontribusi mendampingi masyarakat melalui program pembukuan usaha yang dilakukan Putra, mahasiswa program studi Akuntansi Perpajakan 2023. Pendampingan pembukuan keuangan dilakukan menggunakan metode manual dan digital menyesuaikan kondisi masyarakat. Program ini membantu proses bisnis keuangan yang lebih terstruktur sebagai wujud peningkatan kapasitas kelompok.
Salah satu perwakilan KUBE KERIS Desa Kadirejo, Mba Rini, menyampaikan “Program Pembukuan Digital yang dibawakan oleh mahasiswa KKN sangat relevan dengan kebutuhan kami di era saat ini. Pembukuan digital memberikan solusi praktis bagi kami dalam mengelola keuangan Kube Keris. Transparansi jadi lebih terjaga karena laporan bisa dibuat otomatis dan rapi. Penjelasan dari mahasiswa juga sangat sabar dan mudah dipahami oleh kami”.