Semarang, 6 November 2025 – Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro berhasil memperkenalkan inovasi unggulnya pada Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah, yang digelar pada 6 November 2025 di Gedung Wisma Perdamaian, Jl. Imam Bonjol No. 209, Semarang. Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si., hadir mewakili Vokasi Undip, bersama beberapa rekan dan jajaran tamu dari berbagai sektor pendidikan, industri, serta pemerintah.
Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah 2025, dengan tema Panggung Inovasi, Teknologi Tepat Guna, dan Sinergi Multi-Pihak untuk Masa Depan Berkelanjutan, menghadirkan berbagai inovasi hasil karya lembaga pendidikan, salah satunya Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro yang merupakan anggota Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi Jawa Tengah membawakan empat produk unggulan, yaitu:
- Voca Water merupakan produk air minum dalam kemasan yang diproduksi oleh Teaching Factory (TEFA), hasil karya Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI). Air minum VOCA dikemas dalam wadah galon 19 liter dan botol PET 330 ml.
- Vokalite adalah lampu LED yang termasuk dalam program Teaching Factory, hasil karya Program Studi Teknik Listrik Industri (TLI).
- Voca Roaster merupakan alat untuk mengembangkan mesin sangrai (roasting) kopi.
- Vocacoffee adalah kopi bubuk hasil karya Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik (RPM).
Keempat produk tersebut merupakan produk unggulan yang dikembangkan dan sudah diproduksi khususnya di lingkungan Universitas Diponegoro.
Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah 2025 menjadi kesempatan penting bagi Sekolah Vokasi Undip untuk menampilkan berbagai produk yang dimiliki dan bermanfaat, sehingga dapat langsung digunakan oleh masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan inovasi vokasi di masa mendatang serta kontribusinya bagi Jawa Tengah.
“Ke depan, kita harus mengembangkan Artificial Intelligence. Teknologi saat ini akan kami sambungkan dengan IoT, lalu diperkuat dengan Artificial Intelligence, sehingga inovasi yang dihasilkan akan lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya di Jawa Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pendamping dari Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik (RPM), Drs. Sutrisno, M.T., turut menyampaikan tujuan untuk ke depannya.
“Saya berharap melalui Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah 2025, selain dapat lebih dikenal oleh masyarakat, kami juga menargetkan agar hasil karya Sekolah Vokasi Undip dapat berkembang menjadi produk komersial,” tambahnya.
Dengan adanya produk inovasi unggulan dari Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, hal ini menjadi bukti bahwa Sekolah Vokasi Undip telah berhasil memanfaatkan potensi yang dimiliki dan mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Produk-produk tersebut tidak hanya menampilkan kreativitas dan kemampuan mahasiswa, tetapi juga menunjukkan kontribusi pendidikan vokasi dalam mendukung inovasi teknologi tepat guna yang dapat diterapkan di berbagai sektor, termasuk industri, UMKM, dan kehidupan sehari-hari masyarakat.