Vokasi Undip Ikut Sukseskan Festival Panen Raya Berdikari 2025

Semarang, 6 November 2025 – Sebagai bentuk kontribusi terhadap karya inovatif dari lembaga pendidikan, Sekolah Vokasi Undip ikut menyukseskan Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah 2025 dengan tema Panggung Inovasi, Teknologi Tepat Guna, dan Sinergi Multi-Pihak untuk Masa Depan Berkelanjutan. Acara ini diresmikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, SE, MM, didampingi Ketua Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi Jawa Tengah, Dr. Kurnianingsih, S.T., M.T., serta dihadiri enam anggota Perguruan Tinggi Vokasi (PTV), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan beberapa kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Tengah. Festival Panen Raya Berdikari 2025 diselenggarakan pada 6 November 2025 di Gedung Wisma Perdamaian, Jl. Imam Bonjol No. 209, Semarang.

Festival Panen Raya Berdikari Tahun 2025, digelar untuk mewujudkan ekosistem inovasi dan sinergi teknologi, merupakan program yang diselenggarakan oleh Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan dilaksanakan oleh Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi Jawa Tengah. Program ini bertujuan menghadirkan panen raya inovasi dari satuan pendidikan vokasi yang bersinergi dengan DUDI, kawasan industri, pemerintah, komunitas, dan media massa di Jawa Tengah. Acara ini didukung oleh Ikatan Alumni POLINES, BNI Semarang, dan Kawasan Industri Kendal (KIK).

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., mengatakan bahwa Perguruan tinggi harus dimaknai sebagai sistem sosial dan entitas sosial. Maka, tanggung jawabnya adalah sebagai pemberi solusi bagi masyarakat.

Selain itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M., menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya program ini yang menjadi salah satu bentuk nyata dari program yang telah dicanangkan oleh Gubernur Jawa Tengah. Ia juga mengungkapkan harapannya, “Kita berharap agar sektor UMKM, pertanian, dan perikanan dapat terus meningkatkan kualitas produksinya dengan dukungan dan pendampingan dari teman-teman vokasi,” ungkapnya.

Rangkaian acara meliputi pameran produk inovasi dan riset terapan teknologi tepat guna dengan menghadirkan sekitar 17 partisipan dari satuan pendidikan. Partisipan tersebut antara lain anggota Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi Jawa Tengah, yaitu Politeknik Negeri Semarang, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret, Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Politeknik Negeri Cilacap, dan Politeknik ATMI Surakarta.

Selain itu, sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan di Jawa Tengah ikut berpartisipasi, diantaranya  SMKN 1 Jambu, SMKN 7 Semarang, SMKN 1 Tengaran, SMKN H. Moenadi Ungaran, SMKN 6 Semarang, SMKN 1 Bawen, SMKN 11 Semarang, SMKN 1 Pringapus, SMKN 3 Semarang, dan SMK Nurul Barqi Semarang. Ikatan Alumni POLINES juga turut berpartisipasi dalam acara ini.

Festival ini juga menghadirkan diskusi publik dengan narasumber dari berbagai instansi, yaitu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, S.E., M.M., Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah, Drs. Mohamad Arief Irwanto, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Sadimin, S.Pd., M.Eng., Executive Director Kawasan Industri Kendal (KIK), Juliani Kusumaningrum, serta Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, M.Si. Diskusi ini membahas peluang magang dan rekrutmen dari industri jejaring serta kolaborasi dunia usaha, dunia industri (DUDI), dan pendidikan vokasi.

Melalui Festival Panen Raya Berdikari 2025, sinergi antara dunia pendidikan vokasi, pemerintah, dan industri semakin diperkuat. Kegiatan ini menjadi wadah nyata untuk menampilkan inovasi, memperluas jejaring kerja sama, serta mendorong lahirnya solusi berbasis teknologi tepat guna bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Jawa Tengah.