SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tiga mahasiswa dari Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) lolos pendanaan dari Program 100 Wirausaha Muda yang diselenggarakan oleh Sekolah Vokasi Undip.

Dana yang mereka peroleh akan digunakan untuk mengembangkan inovasi dalam bidang kuliner dengan meluncurkan Risayo Javoka, yakni Risol Sayur Mayo Jajanan Vokasi, sebuah jajanan yang menggabungkan cita rasa lezat dengan komitmen terhadap gaya hidup sehat para mahasiswa.

Tiga mahasiswa yang terlibat dalam proyek inovatif ini terdiri dari Hanif Wening Nissa Aulia, Puji Nurhidayah, dan Imam Fahmi Kamaluddin, semuanya adalah mahasiswa tahun ketiga di Sekolah Vokasi Undip. Ide mereka menggabungkan konsep risol dengan isian mayo, sosis, dan sayuran bergizi berhasil mencuri perhatian juri seleksi Program 100 Wirausaha Muda.

Risol mayo dengan inovasi sayur ini memasukkan berbagai macam sayuran segar seperti selada, jagung, dan wortel ke dalam risol mayo, yang biasanya berisi telur dan sosis. Hal ini memungkinkan para mahasiswa untuk menikmati camilan favorit mereka dengan nutrisi tambahan yang lebih sehat.

Keunggulan produk ini terletak pada kemampuannya untuk menyediakan alternatif camilan ringan yang lebih sehat bagi mahasiswa, yang seringkali mengandalkan camilan cepat saji yang kurang bergizi. Risayo Javoka mengandung tinggi serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk perkembangan dan kesehatan mahasiswa.

Dengan dana yang diterima dari Program 100 Wirausaha Muda, mereka bertiga memiliki rencana ambisius untuk memperluas produksi dan distribusi Risayo Javoka mereka ke berbagai kantin Undip dan juga masyarakat luar Undip. Selain itu, mereka berencana untuk mengembangkan varian jajanan lain yang akan memikat selera konsumen.

Hanif Wening Nissa Aulia yang sebagai ketua tim menyatakan, sangat bersyukur atas dukungan dari Program 100 Wirausaha Muda Sekolah Vokasi Undip. ”Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk mengubah ide kami menjadi kenyataan dan memberikan kontribusi positif bagi kesehatan sesama mahasiswa. Selain itu, kami juga menggandeng salah satu UMKM di sekitar Undip, dengan harapan mampu memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar,” jelasnya, Jumat (13/10/2023).

Dalam upayanya ini, tim Risayo Javoka melibatkan masyarakat setempat melalui salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) snack yang beroperasi di sekitar Undip. Mereka menyuplai bahan baku untuk pembuatan Risayo Javoka yang kemudian diolah oleh pekerja UMKM tersebut. Dengan keterlibatan masyarakat, harapannya adalah meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Dosen pembimbing mereka, Heny Kusumayanti, S.T., M.T., memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi mahasiswa tersebut, menganggapnya sebagai contoh nyata bagaimana inovasi kewirausahaan di lingkungan kampus dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Ia berharap bahwa risol mayo sayur ini akan sukses di pasarnya dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berinovasi di berbagai bidang.

Dengan semangat inovasi dan semangat kewirausahaan, mahasiswa Sekolah Vokasi Undip membuktikan bahwa mereka mampu menciptakan produk yang bermanfaat, mendukung kesehatan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Inovasi mereka dalam Risayo Javoka diharapkan akan menjadi langkah awal bagi lebih banyak mahasiswa untuk merintis usaha dan berkontribusi pada kemajuan masyarakat. 
Sumber : https://jatengdaily.com